Apakah Dogecoin Bisa Seperti Bitcoin: Simak Penjelasannya

Apakah dogecoin bisa seperti bitcoin? Meskipun keduanya sama-sama termasuk produk crypto, tapi ternyata memiliki profil yang berbeda. Dogecoin adalah koin dengan logo anjing shiba yang awalnya berasal dari teknologi litecoin. Dogecoin ini bekerja dengan sumber terbuka peer-to-peer.

Membandingkan antara dogecoin dengan bitcoin sebenarnya memiliki perbedaannya cukup signifikan. Dalam hal kualitas aset, Bitcoin tentu jauh lebih baik karena nilainya tinggi serta produksinya terbatas sehingga membuat harganya semakin hari kian tinggi. 

Bacaan Lainnya

Berbeda dengan dogecoin yang kuantitasnya banyak dan tidak terbatas. Bahkan kelahiran mata uang digital dogecoin awalnya adalah untuk menyinggung eksistensi mata uang crypto yang saat itu sedang populer.

Apakah Dogecoin Bisa Seperti Bitcoin

Dogecoin awalnya merupakan crypto untuk menjadi timbal balik dari BTC, namun seiring berjalannya waktu Dogecoin mulai menjadi investasi digital yang menjanjikan. Tapi, apakah dogecoin bisa seperti bitcoin? Yuk, lihat uraian lengkapnya berikut ini.

1. Tujuan Awal Lahirnya Dogecoin

BTC dan dogecoin merupakan dua koin digital yang awal pembuatannya untuk tujuan berbeda. Bitcoin tujuan produksi awalnya memang untuk menjadi uang digital dengan informasi enkripsi yang sangat tertutup. Namun, saat awal popularitas bitcoin malah banyak bermunculan kasus penipuan atau pishing.

Kegeraman karena adanya penipuan ini akhirnya mendorong produksi dogecoin. Tujuannya adalah untuk menyinggung popularitas bitcoin yang saat itu sangat tinggi. Tujuan awal ini juga membawa dampak pada kualitas pengembangan dogecoin.

2. Pengembangan Dogecoin

Kualitas produksi dogecoin terbilang tidak sebagus bitcoin karena memang tujuan awal pembuatannya berbeda. Karena BTC memang bertujuan sebagai pengganti uang digital maka saat pengembangan pun data-data di dalamnya terkelola dengan baik, bahkan terintegrasi dengan blockchain.

Sementara dogecoin adalah koin yang tujuannya untuk candaan dan mungkin security-nya tidak sebaik BTC. Tapi, tingginya peminat dogecoin terjadi karena banyaknya komunitas yang mempopulerkannya sehingga harganya naik.

3. Ekosistem Dogecoin

Ekosistem dogecoin saat ini sangat besar, namun belum mampu menyaingi bitcoin. Harga pasaran Bitcoin saat ini adalah yang paling tinggi. Harga dogecoin sendiri sempat meninggi karena Elon Musk sempat menyinggung bahkan mempromosikan koin ini.

Tujuan awal dogecoin yang untuk produksi massal membuat jumlahnya sangat banyak. Harusnya harga mungkin tidak akan setinggi saat ini, namun nama besar Elon Musk telah membuat harga dogecoin kian melambung.

4. Keberadaan Dogecoin

Keberadaan dogecoin menyebar karena jumlah produksinya mencapai 5 miliar per tahun. Banyaknya jumlah dogecoin yang produksi membuat nilainya bisa saja turun dalam suatu waktu. Jadi, untuk saat ini dogecoin tentu belum mampu menyaingi bitcoin, namun bisa menjadi aset investasi alternatif. 

Jadi, menurut kamu apakah dogecoin bisa seperti bitcoin yang saat ini populer sebagai aset investasi? Untung sekarang nilai dogecoin terbilang tinggi sehingga untuk menjadi sebuah aset cukup menjanjikan. Tapi, kembali lagi pada resiko crypto yang tinggi. Harga dogecoin bisa saja mengalami perubahan drastis karena ekosistemnya pun tidak stabil seperti Bitcoin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *