Cara Kerja Cryptocurrency: Semua Yang Perlu Kamu Ketahui

Cara Kerja Cryptocurrency apakah sama seperti saham? Kalau saham membeli kepemilikan perusahaan, lalu crypto membeli apa? Pertanyaan ini pasti sering muncul karena memang edukasi tentang aset crypto belum begitu marak.

Crypto sendiri baru populer beberapa tahun belakangan, dan di Indonesia sendiri baru mendapatkan legalitas tahun 2023. Contoh crypto yang mungkin paling sering muncul adalah bitcoin, harganya pun saat ini memang sedang tinggi.

Bacaan Lainnya

Yuk, lihat bagaimana cara kerja dari aset digital crypto hingga bisa menghasilkan keuntungan?

Cara Kerja Cryptocurrency

Cara kerja crypto seperti gabungan dari investasi saham dan emas, hanya saja wujudnya tidak selalu ada. Daripada bingung, berikut ini langkah-langkah buat kamu yang ingin belajar dunia crypto.

1. Pilih Exchange

Pertama harus memilih exchange agar bisa membeli crypto. Exchange sama halnya seperti sekuritas, merupakan platform yang mewadahi untuk pembelian koin.

Exchange bertugas untuk mengumpulkan berbagai jenis koin yang telah menjadi aset digital crypto. Tapi, ternyata tidak semua exchange memiliki variasi koin yang lengkap.

Di Indonesia sendiri baru ada beberapa exchange yang resmi terdaftar di Bappebti, di antaranya aplikasi Pintu, Indodax, dan Tokocrypto. Kamu bisa memilih salah satu exchange yang telah legal seperti di atas.

2. Buka Rekening

Jika sudah menentukan akan menggunakan exchange mana, langkah selanjutnya adalah membuka rekening. Ini mirip seperti membuka rekening untuk pasar saham.

Buka rekening crypto ini cukup gampang karena hanya membutuhkan nomor handphone dan email aktif saja. Sementara untuk pembelian dan deposito mensyaratkan pengguna untuk verified dengan kartu identitas.

Ini bisa menggunakan paspor atau KTP. Jangan khawatir dengan keamanannya, selama menggunakan exchange yang legal maka aset dalam akun akan tetap aman.

3. Taruh Deposito

Cara kerja cryptocurrency yang tidak boleh terlewatkan dan menjadi gerbang masuk ke dunia aset digital crypto adalah menaruh deposito. Jadi, karena kita ingin membeli koin dan tentunya akan membutuhkan uang, maka harus menaruh deposito lebih dulu.

Minimal deposito bisa mulai dari 5 juta rupiah saja, Ini sudah bisa membeli koin dengan kualitas baik. Penting untuk mengetahui bahwa currency deposito juga mempengaruhi pembelian koin nantinya.

4. Beli Koin

Langkah klimaks investasi kripto adalah membeli koin dengan menggunakan deposito. Sebagai saran, sebaiknya beli koin yang berada di top five exchange karena profilnya sudah terjamin bagus. 

Selain itu, saat membeli koin pastikan juga memilih currency yang sesuai dengan deposito. Misalkan deposito dalam IDR, maka pilih juga koin yang label belakangnya BIDR. Dengan begitu, pembelian koin akan otomatis berhasil.

Jika memang berniat untuk menyimpan aset, maka biarkan saja karena nilai koin akan naik dengan sendiri. Cara Kerja cryptocurrency sebenarnya hampir mirip seperti emas. Biasanya kita membeli emas, dan keuntungannya baru terasa beberapa waktu kemudian ketika harga emas global naik. 

Tapi kembali lagi,  dalam investasi pasti selalu ada resiko. Pada kripto resikonya adalah nilai koin menurun dan membuat aset juga turun. Oleh karena itu, untuk kripto lebih baik menaruh 5% dari aset yang di miliki saja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *