Analisa Saham Secara Fundamental

  • Whatsapp

Analisa Saham Secara Fundamental – Di Indonesia, khusus nya di Bursa Efek Indonesia, banyak sekali saham yang bisa di perjualbelikan . Akan tetapi, hal yang pelu dicatat adalah tidak semua saham tersebut layak untuk dibeli.

Bagi siapapun yang ingin melakukan investasi saham, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami saham dengan membaca arah pergerakan saham secara keseluruhan yang biasa disebut dengan indeks.

Bacaan Lainnya

Analisa Saham Secara Fundamental

Dalam investasi saham, ada dua analisis yang bisa dilakukan, yaitu analisis secara fundamental dan analisis secara teknikal. Nah saat ini kita akan bahas analisa saham secara fundamental untuk melakukan keputusan membeli saham.

Analisis Fundamental atau biasa disebut dengan Fundamental Analysis merupakan teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor perusahaan itu sendiri, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi dan pasar makro-mikro.

Dengan menggunakan analisa ini, kita dapat diketahui apakah perusahaan tersebut masih sehat atau tidak. Analisa Fundamental saham ini biasa digunakan oleh investor yang memang bertujuan untuk jangka Panjang.

Berikut ini beberapa tips cara Analisa Fundamental yang perlu diketahui :

  1. Pilih jenis saham yang solid

Cari dan pastikan perusahaan yang akan kita beli sahamnya memiliki fondasi yang solid, kinerja keuangan yang bagus dan punya prospek yang bagus di masa yang akan datang.

Singkat kata, pilihlah perusahaan yang tidak akan tergerus dan hilang oleh kemajuan zaman.

Misalkan kita bisa pilih saham perusahaan Bluechip yang memang secara prospek jangka panjang perusahaan ini bagus. Dan yang terpenting perusahaan bluechip ini sudah teruji ketahanannya.

  1. Pelajari Laporan Keuangan

Jika kita tidak bisa memahami cara membaca laporan keuangan sebuah perusahaan, setidaknya kita perlu mempelajari indikator penting dibawah ini, yang biasa digunakan sebagai teknik analisis untuk mengevaluasi perusahaan berdasarkan analisis laporan keuangan yang telah dikeluarkan oleh emiten tersebut. Contohnya seperti berikut :

  • Return on Equity (ROE).

Berapa jumlah return atau laba perusahaan, yang bisa dihasilkan dibandingkan dengan equity atau modal yang disetorkan pemegang saham. Semakin besar angka ini maka akan semakin baik perusahaan tersebut.

Earning per Share (EPS).

Profit per saham yang dihasilkan perusahaan dalam tahun buku berjalan. Semakin tinggi angka ini maka akan semakin baik. Angka EPS menjadi faktor penting dalam menentukan nilai PER untuk menetapkan valuasi harga sebuah saham.

  • Asset and Liability.

Berapa banyak jumlah asset yang dimiliki oleh perusahaan dan apakah asset yang dimiliki tersebut cukup produktif untuk menghasilkan keuntungan untuk perusahaan.

Hutang Bank

Seberapa besar hutang yang dimiliki oleh perusahaan ke bank atau pihak lain yang memberikan pinjaman (rasio hutang Debt Equity Ratio /DER) dan apakah secara arus keuangan perusahaan mampu membayar bunga hutang tersebut dan tidak memberatkan keuangan perusahaan untuk operasionalnya.

  • Analisa Cash Flow

Analisa ini menunjukan kemampuan sebuah perusahaan dalam menghasilkan kas perusahaan, dimana hal ini merupakan urat nadi dari bisnis, yang sebaiknya dihasilkan dari profit operasional perusahaan dan bukan dari hutang atau suntikan modal.

  1. Pemberian Deviden yang rutin

Pembagian dividen ini menjadi bukti bahwa perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan dan dibuktikan secara nyata melalui pembagian dividen kepada pemegang saham secara rutin.

Maka secara teknis, analisis fundamental tidaklah sulit untuk dipelajari. Ada banyak tools atau aplikasi untuk melakukan analisis fundamental di internet dari gratis hingga berbayar, yang bisa membantu kita mengambil keputusan jual beli saham.

Hal yang paling sulit dari ini semua adalah mempersiapkan mental kita sendiri untuk mengambil keputusan menggunakan hasil analisa fundamental tersebut.

Demikian artikel singkat yang membahas tentang analisa saham secara fundamental yang bisa kita terapkan sebelum membeli saham untuk berinvestasi. Semoga bermanfaat untuk semuanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *